Sajak abstrak Obrolan Masa lalu






Patahan-patahan Sesal


Aku hanya punya kenangan utuh
Satu-satunya penghargaan dari waktu
Seandainya detik menagih cumbu
Akan kusanggupi bertemu meski rapuh ...

Kau bagian dari sesalan lelah masa lalu
Terbenam dikisah lumpuh
Lalu berakhir kelabu
Aku pikir, tak semestinya dilupakan
Meski jejak saling menjauh ...

Aku tak mengadu
Apalagi beradu
Kita hanya butuh saling menegur
Walau sebatas jarak ...

Aku pahami perihal kekhawatiran 
Namun apa pantas ego bersaing ?
Semoga hati tak jenuh menawar temu
Walau kini bukan lagi candu
Pada kepingan-kepingan rindu yang tersisa ...



                            __Denpasar, 15 Juli



Tidak ada komentar:

                     Bait-bait Kesal Diterompet tua yang kumainkan  Senandungnya masih tentangmu Yang teduh pada keluh-keluh Dimana rindang...